
Kota Magelang (Humas) – Kegiatan rutin penyuluhan agama Kristen kelompok Sel Mawar Sharon kembali dilaksanakan di salah satu rumah jemaat di Kel. Tidar, Kec. Magelang Selatan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan iman sekaligus penguatan nilai-nilai kerukunan di tengah keberagaman masyarakat, Jum’at (19/09/2026).
Mengangkat tema “Menjadi Berkat, Melampaui Perbedaan”, pembinaan rohani disampaikan oleh Lis Rossalina, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Magelang.
Dalam penyampaiannya, Lis Rossalina menegaskan bahwa perbedaan merupakan bagian dari kehidupan yang Tuhan izinkan hadir di tengah masyarakat. Perbedaan suku, budaya, latar belakang, maupun keyakinan hendaknya tidak menjadi tembok pemisah, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar saling menghargai dan mengasihi.

“Menjadi berkat berarti menghadirkan kasih melalui perkataan yang menyejukkan, sikap yang menghargai, kepedulian kepada sesama, serta tindakan nyata yang membawa kedamaian,” ungkapnya.
Menurutnya, ketika kasih menjadi dasar dalam berinteraksi, perbedaan tidak lagi menjadi penghalang untuk hidup rukun. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan bersama yang harmonis dan penuh kedamaian.
Melalui kegiatan tersebut, jemaat diajak untuk terus menjadi pribadi yang menghadirkan kasih Kristus, merawat kerukunan, serta menjadikan setiap perbedaan sebagai kekuatan untuk bersama-sama menebarkan berkat dan kedamaian di tengah masyarakat. (HS/SVS)
#humaskemenag
#kemenag
#kemenagjateng
#kemenagkotamagelang
#rohanikristen
#penyuluhan
#penyuluhagama
