Kota Magelang (Humas) – Kepala Kementerian Agama Kota Magelang, Hj. Maesaroh, menghadiri kegiatan Bungah Bingah, Perayaan Hari Anak Nasional Kota Magelang Tahun 2026 yang digelar meriah dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Magelang H. Damar Prasetyono, Ibunda Forum Anak Kota Magelang, Forkopimda, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, UNICEF, BAZNAS, serta sejumlah instansi terkait.
Perayaan diawali dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh enam perwakilan siswa dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu sebagai wujud penghormatan terhadap keberagaman dan semangat kerukunan di Kota Magelang. Acara semakin semarak dengan penampilan vokal, tari kreasi dari para siswa, serta penyerahan hadiah Lomba PUSPITA kepada para pemenang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Magelang H. Damar Prasetyono menegaskan bahwa upaya mewujudkan kesejahteraan anak memerlukan sinergi seluruh elemen, mulai dari orang tua, guru, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah. Menurutnya, Pemerintah Kota Magelang terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada anak, di antaranya penguatan Forum Anak, peningkatan akses pendidikan, serta perlindungan anak.
Ia juga berpesan kepada seluruh anak-anak agar tidak pernah berhenti belajar, berani bermimpi besar, menolak segala bentuk perundungan (bullying), terus menimba ilmu, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Magelang, Hj. Maesaroh, menyampaikan dukungannya terhadap komitmen Pemerintah Kota Magelang dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak.
“Anak-anak adalah amanah sekaligus investasi masa depan bangsa. Membangun generasi yang cerdas tidak cukup hanya dengan pendidikan akademik, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan karakter, nilai-nilai agama, dan budaya saling menghormati. Kemenag Kota Magelang siap bersinergi bersama seluruh pihak untuk mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Maesaroh.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan semakin memperkuat kolaborasi dalam memenuhi hak-hak anak serta mewujudkan Kota Magelang sebagai kota yang ramah, aman, dan nyaman bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa. (HS/SVS)
