
Kota Magelang (Humas) — Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama memberikan tausiyah dalam kegiatan Pasar Raya Ramadan yang digelar oleh Radio Tidar FM di Area Studio Tidar FM, Jalan Gatot Soebroto No.1, Akmil Magelang, Minggu (22/02/2026).
Tausiyah yang disampaikan di sela-sela bazar UMKM ini bertujuan mengingatkan pengunjung dan para pedagang bahwa kemuliaan bulan suci tidak hanya terletak pada ibadah di dalam masjid, tetapi juga pada aksi nyata di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Magelang, Hj. Titik Soeprati, hadir memberikan siraman rohani dengan mengangkat tema ‘Ramadan dan Kepedulian Sosial.’ Tausiyah yang disampaikan dari panggung utama itu juga disiarkan secara langsung melalui frekuensi 94,3 FM, sehingga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Dalam ceramahnya, Titik menyampaikan bahwa pasar merupakan ruang interaksi ekonomi yang dinamis. Namun di bulan Ramadan, interaksi tersebut harus dibalut dengan nilai-nilai ukhuwah dan kepedulian.

“Di tempat seperti Pasar Raya Ramadan ini, kita melihat perputaran rezeki. Namun ingat, di dalam setiap rezeki yang kita dapatkan, ada hak orang lain yang dititipkan. Ramadan adalah waktu terbaik untuk membersihkannya dengan kepedulian,” ujarnya di hadapan para pengunjung dan pelaku UMKM.
Lebih lanjut, ia memaparkan tiga poin utama terkait kepedulian di bulan Ramadan.Beliau juga memaparkan tiga poin utama terkait kepedulian di bulan Ramadan, mulai Kepedulian terhadap Tetangga, Etika dalam Berdagang hingga Zakat dan Sedekah.
“Mari kita jadikan momentum bulan Ramadan sebagai tarbiah untuk bersedekah dan memberikan virus positif untuk memberi, mencintai, serta membantu hamba sahaya di sekitar kita,” pungkasnya.
Kehadiran Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama Kota Magelang di event Radio Tidar ini mendapat sambutan positif. Selain memberikan edukasi keagamaan, pesan yang disampaikan dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi saat ini, di mana semangat gotong-royong sangat dibutuhkan. (HS/SVS)

