Kota Magelang, 14 Desember 2024 – Fathurrohim, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, menghadiri Festival Budaya Nusantara yang diselenggarakan oleh Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kota Magelang. Dalam sambutannya, Fathurrohim memberikan apresiasi tinggi kepada MIM Kota Magelang atas inisiatifnya menghadirkan kekayaan budaya Nusantara ke tengah masyarakat Kota Magelang.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil Alamin (P5RA). Ini tidak hanya memperkenalkan budaya Nusantara tetapi juga menumbuhkan kesadaran tentang kebhinekaan dan rasa saling menghormati,” ujar Fathurrohim.
Selain itu, MIM Kota Magelang juga menunjukkan inovasi dengan meluncurkan Mobile App MIM Teladan Kota Magelang. Fathurrohim memuji langkah ini sebagai bukti nyata transformasi madrasah di era digital, sejalan dengan kebutuhan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, Fathurrohim juga menyampaikan pesan inspiratif dengan mengutip pendapat Imam Nawawi tentang tiga karakter mukmin yang kuat. Menurut Imam Nawawi, karakter tersebut meliputi:
- “Aktsaru iqdaman fil-jihad” – Mukmin yang kuat selalu tampil di depan sebagai pelopor perjuangan.
- “Asyaddu azimatin fil-amri bil-makruf wan-nahyi anil-munkar” – Mukmin yang kuat memiliki prinsip kokoh dalam menjalankan amar makruf nahi munkar.
- “Arghab fil-ibadat” – Mukmin yang kuat senantiasa semangat dalam menjalankan ibadah.
Mengambil hikmah dari ketiga poin tersebut, Fathurrohim mendorong madrasah untuk menjadi lembaga pendidikan yang kuat, yaitu sebagai pelopor perjuangan, penggerak dakwah, dan pencetak generasi yang memiliki semangat beribadah tinggi.

Festival Budaya Nusantara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga wadah penguatan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Islam. Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam memperkuat pendidikan berbasis kebudayaan dan religiusitas.