jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170pojo-accessibility domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Kota Magelang (Humas) – Kantor Kemenag Kota Magelang menyerahkan sertifikat Praktik Kerja Lapangan (PKL) kepada lima siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam kegiatan apel pagi yang digelar di halaman kantor setempat, Senin (13/4/2026).
Penyerahan sertifikat dilakukan oleh H. Arif Yudha Himawan selaku Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Magelang. Adapun siswa penerima sertifikat terdiri dari tiga siswa SMKN 2 Kota Magelang dan dua siswa SMKN 2 Temanggung.
Kelima siswa tersebut telah menyelesaikan program PKL selama empat bulan dengan penempatan di berbagai seksi di lingkungan Kantor Kemenag Kota Magelang. Selama masa PKL, para siswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas administrasi dan pelayanan, sehingga mendapatkan pengalaman kerja nyata di instansi pemerintahan.
Usai menyerahkan sertifikat, H. Arif Yudha Himawan menyampaikan bahwa kegiatan PKL memiliki peran penting dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja.


“Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMKN di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Magelang memiliki peran penting dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja nyata. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga memahami secara langsung sistem administrasi, pelayanan publik, serta nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab di lingkungan kerja pemerintahan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa PKL menjadi sarana efektif bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan serta membangun karakter profesional sejak dini.
“PKL juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah keterampilan, membangun etos kerja, serta menumbuhkan sikap profesional sejak dini. Dengan demikian, kegiatan PKL di Kankemenag Kota Magelang dapat membentuk lulusan yang siap kerja, kompeten, dan memiliki integritas yang baik,” tambahnya.
Kegiatan apel pagi sekaligus penyerahan sertifikat ini berlangsung dengan khidmat dan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi serta kerja keras para siswa selama mengikuti program PKL di Kemenag Kota Magelang. (HS/SVS).
]]>
Kota Magelang (Humas) — Kemenag Kota Magelang menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) tingkat Kota Magelang di Ruang Balai Nikah KUA Magelang Tengah. Kegiatan ini diikuti perwakilan siswa SMK dan pondok pesantren (pontren) se-Kota Magelang, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kemenag Kota Magelang, H.M. Soleh Mubin, didampingi Kepala Seksi Bimas Islam H. Abdurrosyid serta Kepala KUA Magelang Tengah Agus Rofiudin.
Dalam sambutannya, Soleh Mubin menegaskan bahwa BRUS merupakan kegiatan strategis dalam mendampingi remaja menghadapi masa pertumbuhan yang penuh perubahan, baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Pada fase tersebut, remaja memerlukan pendampingan dan arahan yang tepat agar mampu mengenali potensi diri, membangun karakter positif, serta menghindari perilaku berisiko.


“Melalui BRUS, remaja dibekali pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, keterampilan hidup (life skills), kemampuan mengambil keputusan secara bijak, serta penguatan nilai-nilai moral dan sosial. Ini menjadi bekal penting dalam merencanakan masa depan,” ujarnya.
Selain sebagai sarana edukasi, BRUS juga menjadi ruang aman bagi remaja untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperoleh solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu merancang masa depan secara matang. Pelaksanaan BRUS secara konsisten dan berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (HS/SVS).
]]>