jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170pojo-accessibility domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Kota Magelang (Humas) – Kepala Kemenag Kota Magelang, H. M. Soleh Mubin, mendampingi Kepala BPJPH, H. Ahmad Haikal Hasan, melakukan kunjungan ke sejumlah stan UMKM di IKM Center Kota Magelang, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini berlangsung sebelum keduanya menghadiri acara Literasi Sadar Halal bagi Pelaku Usaha yang diselenggarakan oleh BPJPH.
Dalam kunjungan tersebut, keduanya melihat secara langsung berbagai inovasi produk lokal karya pelaku UMKM Kota Magelang, mulai dari makanan olahan, minuman herbal, kopi lokal, hingga produk kreatif lainnya. Kepala BPJPH dan Kepala Kemenag juga mencoba beberapa produk unggulan yang ditampilkan para pelaku usaha.
Kepala Kemenag Kota Magelang, H. M. Soleh Mubin, menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas UMKM lokal. Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah agar pelaku usaha semakin berkembang dan percaya diri.



“UMKM di Kota Magelang ini memiliki kreativitas yang sangat luar biasa. Setiap stan memamerkan inovasi yang membanggakan. Pemerintah, termasuk Kemenag, akan terus hadir memberi dukungan agar para pelaku usaha semakin berdaya dan mampu bersaing,” ujarnya.
“Kami berharap kunjungan ini menambah semangat para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, sekaligus mempersiapkan sertifikasi halal agar produk mereka dapat diterima lebih luas, bahkan menembus pasar global,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPJPH mengapresiasi inovasi yang ditampilkan UMKM Kota Magelang, dan menilai bahwa kualitas produk lokal memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh dan menjadi produk ekspor. Ia menilai kreativitas pelaku usaha perlu didukung dengan pendampingan berkelanjutan, salah satunya melalui unsur legalitas dan sertifikasi halal untuk memperkuat daya saing produk di pasar nasional maupun global.
Kunjungan ini kemudian dilanjutkan dengan acara Literasi Sadar Halal, yang bertujuan memperkuat pengetahuan dan pemahaman para pelaku usaha mengenai pentingnya jaminan produk halal. (HS/SVS)
]]>
Kota Magelang (Humas) – Kepala Kemenag Kota Magelang, H. M. Soleh Mubin, menghadiri kegiatan Literasi Sadar Halal bagi Pelaku Usaha yang diselenggarakan di IKM Center Kota Magelang, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh BPJPH Pusat dan diikuti oleh pelaku usaha dari berbagai sektor se-Kota Magelang.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPJPH, Direktur Pengawasan JPH, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kota Magelang, serta perwakilan dari BAZNAS. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem halal, khususnya bagi UMKM lokal.
Dalam sambutannya, H. M. Soleh Mubin menyampaikan apresiasi atas hadirnya Kepala BPJPH dan terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai Literasi Sadar Halal merupakan bukti perhatian pemerintah dalam memajukan perekonomian melalui penguatan produk lokal.



“Masyarakat Kota Magelang memiliki potensi dan kreativitas yang luar biasa. Banyak inovasi lahir dari para pelaku usaha kita, seperti kopi dari kulit pisang, kapsul daun kelor, hingga beragam olahan keripik. Sertifikasi halal sangat penting agar produk-produk ini tidak hanya diminati di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar global,” ujar Soleh Mubin.
Sementara itu, Kepala BPJPH, H. Ahmad Haikal Hasan, memberikan motivasi kepada para pelaku usaha untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan produk mereka.
Ia mendorong UMKM di Magelang agar mulai membidik pasar ekspor, sekaligus memanfaatkan fasilitas sertifikasi halal yang telah disediakan pemerintah. Dalam sesi dialog, beliau juga menjawab sejumlah pertanyaan peserta terkait prosedur dan teknis sertifikasi halal.
Acara sesi pertama ditutup dengan doa bersama sebelum dilanjutkan dengan penyampaian materi dari BPJPH, LP3H dan LPH.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya jaminan produk halal serta mendorong tumbuhnya industri halal yang berkualitas di Kota Magelang. (HS/SVS)
]]>