jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170pojo-accessibility domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Kota Magelang (Humas) — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama menggelar kegiatan Indonesia Berdaya melalui Tebar Harapan Ramadhan (THR) di Aula Kantor, Kamis (12/3/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kota Magelang, H.M. Soleh Mubin, Penyelenggara Zakat dan Wakaf sekaligus Kepala UPZ, H. Abdul Haris Tri Kusuma Edi, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Magelang Hj. Qudsiyyah Mubin.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor, H.M. Soleh Mubin, menyampaikan bahwa pentasyarufan zakat ini merupakan wujud kepedulian Kementerian Agama kepada masyarakat, khususnya kepada keluarga besar Kemenag yang membutuhkan.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.



“Pentasyarufan zakat ini merupakan bentuk kepedulian Kemenag Kota Magelang kepada masyarakat. Melalui momentum Ramadan ini, mari kita terus menebarkan kasih sayang, kepedulian, dan harapan agar kehidupan ke depan menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala UPZ, H. Abdul Haris Tri Kusuma Edi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pentasyarufan zakat yang bersumber dari zakat pegawai Kemenag Kota Magelang. Melalui program ini, UPZ menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan zakat fitrah.
“Dana yang disalurkan berasal dari zakat para pegawai Kemenag Kota Magelang yang dihimpun melalui UPZ. Pada kesempatan ini kami menyalurkan paket sembako serta zakat fitrah kepada PTT madrasah dan guru RA sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan diharapkan dapat memberikan manfaat serta mempererat solidaritas di lingkungan Kemenag Kota Magelang dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan. (HS/SVS).
]]>
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan, zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang tidak berubah kedudukannya.
“Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu ‘ain dan rukun Islam yang wajib kita tunaikan,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Menag menjelaskan, pernyataan yang disampaikannya dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah sesungguhnya dimaksudkan sebagai ajakan melakukan reorientasi pengelolaan dana umat. Ia mendorong agar penguatan ekonomi syariah tidak berhenti pada pendekatan zakat semata, tetapi juga mengoptimalkan instrumen filantropi Islam lainnya seperti wakaf, infak, dan sedekah.
Menurut Nasaruddin, banyak negara telah menunjukkan kemajuan melalui pengelolaan wakaf yang profesional dan terintegrasi. Ia mencontohkan praktik di Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, di mana kementerian yang menangani wakaf mampu menjadikannya motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi umat.
“Inilah model yang ingin kita pelajari dan adaptasi untuk mempercepat kemajuan umat di Indonesia, tanpa mengurangi kewajiban zakat yang sudah jelas dalam ajaran Islam,” tegasnya.
Menag berharap penjelasan ini dapat meluruskan informasi yang beredar serta memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya optimalisasi seluruh instrumen dana sosial keagamaan. Ia juga mengajak masyarakat terus menunaikan zakat sekaligus mendukung pengembangan wakaf dan filantropi Islam secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Biro Humas dan Komunikasi Publik
]]>