jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170pojo-accessibility domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Kota Magelang (Humas) – H. Salamun selaku Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Kota Magelang yang juga menjabat Sekretaris Dewan Pendidikan, bersama Nurwiyono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, melaksanakan kegiatan Monev Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada jenjang SMP/MTs, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pengawasan dan penilaian untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai standar, jujur, dan efisien.
Dalam pelaksanaannya, Monev TKA memiliki sejumlah tujuan strategis. Selain memastikan ujian berlangsung tertib dan lancar, kegiatan ini juga bertujuan memetakan capaian akademik siswa di berbagai satuan pendidikan, termasuk madrasah dan sekolah umum. Hal ini dinilai penting sebagai dasar evaluasi mutu pendidikan di Kota Magelang.
Tim monitoring melakukan pemantauan secara langsung terhadap berbagai aspek pelaksanaan ujian. Fokus utama meliputi kesiapan sarana dan prasarana seperti laboratorium komputer, kelancaran prosedur teknis, tingkat kehadiran peserta, serta kondisi mental dan kesiapan siswa dalam mengikuti tes.

“Pengawasan ini penting untuk menjaga integritas pelaksanaan asesmen, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan siswa,” ujar Salamun.
Selain itu, hasil dari Monev ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ujian di masa mendatang. Tidak hanya itu, hasil TKA juga berfungsi sebagai validasi kompetensi siswa yang nantinya dapat dituangkan dalam bentuk sertifikat hasil.
Beberapa komponen utama yang menjadi perhatian dalam penilaian meliputi ketersediaan ruang ujian, sistem pengawasan, potensi kendala teknis seperti jaringan dan perangkat komputer, serta kepatuhan terhadap standar operasional yang berlaku.
Dengan peran krusialnya, Monev TKA diharapkan mampu menjamin akuntabilitas pelaksanaan ujian sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui evaluasi yang konstruktif dan berkelanjutan. (HS/SVS).
]]>
Kota Magelang (Humas) – Kepala Kantor Kemenag Magelang, H.M. Soleh Mubin, melakukan kegiatan monitoring pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat Madrasah Ibtidaiyyah (MI) di sejumlah madrasah, Senin (20/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi oleh H. Arif Yudha Himawan selaku Kasubbag TU.
Monitoring dilakukan di dua madrasah, yakni MI Muhammadiyah Terpadu dan MI Al Iman Kota Magelang. Pelaksanaan TKA tingkat MI sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dimulai hari ini.
Dalam kunjungannya, mereka disambut oleh kepala madrasah serta panitia penyelenggara TKA. Pada kesempatan tersebut, H.M. Soleh Mubin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih karena pelaksanaan TKA di kedua madrasah ini berjalan dengan tertib dan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Tes Kompetensi Akademik (TKA) di tingkat Madrasah Ibtidaiyyah memiliki peran penting sebagai alat ukur capaian belajar siswa secara menyeluruh. Melalui TKA, guru dan sekolah dapat mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi dasar, seperti membaca, menulis, berhitung, serta pengetahuan keagamaan yang menjadi ciri khas madrasah.



Menurutnya, hasil tes ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi bagi siswa, tetapi juga menjadi dasar bagi guru untuk memperbaiki metode pembelajaran agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Selain itu, TKA juga berfungsi sebagai sarana untuk menanamkan budaya belajar yang disiplin sejak dini. Siswa dilatih untuk bertanggung jawab terhadap proses belajarnya, sehingga mampu membentuk sikap percaya diri serta kesiapan dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
“Dengan demikian, TKA bukan sekadar penilaian akhir, melainkan bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk generasi yang kompeten serta berakhlak baik,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai standar serta memberikan motivasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. (HS/SVS).
]]>
Kota Magelang (Humas) – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, MAN menggelar lomba cipta dan baca puisi “Merdeka Lewat Kata”, di Aula Madrasah, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini diikuti perwakilan siswa kelas X dan XI sebagai wadah menyalurkan kreativitas dan mengekspresikan semangat emansipasi melalui karya sastra.
Para peserta tidak hanya ditantang untuk menciptakan karya yang orisinal, tetapi juga membawakannya dengan penuh penghayatan di hadapan dewan juri dan penonton.
Lomba ini menjadi bagian dari rangkaian Pendalaman Materi Kebangsaan bertajuk “Lentera: Literasi, Emansipasi, dan Kreativitas Anak Bangsa”, yang bertujuan menanamkan nilai perjuangan RA Kartini dalam kehidupan sehari-hari.

Selain puisi, turut digelar lomba Keluwesan Putri dan Putra, Paras Kartini, Kultum, dan Gema Musik Nusantara. Ragam kegiatan ini semakin memeriahkan peringatan Hari Kartini sekaligus menjadi wadah pengembangan minat dan bakat siswa di berbagai bidang.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Kota Magelang, H. Fathurrohim, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai sarana edukatif dan inspiratif. Ia menilai bahwa rangkaian lomba yang digelar mampu menjadi sarana edukatif sekaligus inspiratif bagi generasi muda.
“Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya memperingati Hari Kartini secara seremonial, tetapi juga menghadirkan ruang bagi siswa untuk mengasah minat dan bakat, berkreasi, berpikir kritis, dan mengekspresikan gagasan mereka. Ini merupakan wujud nyata bahwa semangat Kartini terus hidup dalam diri generasi muda,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini, siswa MAN dapat terus mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat literasi dan kebangsaan yang selaras dengan nilai-nilai perjuangan RA Kartini. (HS/SVS)
]]>
Kota Magelang (Humas) – Kepala Kantor Kemenag Kota Magelang, H.M. Soleh Mubin, membuka secara resmi kegiatan workshop implementasi Kurikulum Madrasah KMA Nomor 1503 Tahun 2025 yang digelar di ruang kelas bahasa MAN Kota Magelang, Rabu (22/4/2026).
Kepala kantor didampingi oleh H. Fathurrohim selaku Kasi Penmad, serta pengawas madrasah Hj. Isro’ah dan Muflihatut Thohiroh. Workshop tersebut dihadiri oleh seluruh kepala madrasah negeri dan swasta se-Kota Magelang dari semua jenjang.
Dalam sambutannya sebelum membuka acara, H.M. Soleh Mubin menegaskan bahwa harapan dari penerapan KMA Nomor 1503 Tahun 2025 adalah terciptanya pembelajaran madrasah yang lebih berkualitas dan bermakna. Ia menyampaikan bahwa kurikulum ini tidak hanya menekankan pada penguasaan materi secara hafalan, tetapi juga pada pemahaman mendalam serta kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.


“Melalui kurikulum ini, siswa diharapkan mampu memahami pelajaran secara komprehensif serta menerapkannya dalam kehidupan nyata. Selain itu, pembentukan karakter juga menjadi fokus utama, sehingga peserta didik memiliki akhlak mulia, empati, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa lulusan madrasah diharapkan menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Selain membuka kegiatan, H.M. Soleh Mubin juga didaulat menjadi narasumber dalam workshop tersebut dengan mengangkat tema kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis Kemenag Kota Magelang dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah sekaligus memastikan implementasi kurikulum berjalan efektif di seluruh madrasah di Kota Magelang. (HS/SVS).
]]>
Kota Magelang (Humas) – Dalam rangka memeriahkan Hari Kartini Tahun 2026, MAN Kota Magelang menyelenggarakan lomba keluwesan putra dan putri yang digelar di Aula Madrasah, Rabu (22/4/2026). Lomba ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas X dan XI dengan penuh antusias.
Lomba keluwesan ini menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melatih kepercayaan diri, serta menampilkan sikap, etika, dan kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai luhur generasi muda. Para peserta tampil dengan berbagai gaya yang menarik, menunjukkan kreativitas sekaligus pemahaman terhadap makna emansipasi yang diperjuangkan oleh RA Kartini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pendalaman Materi Kebangsaan tentang Sejarah RA Kartini yang bertajuk “Lentera: Literasi, Emansipasi, dan Kreativitas Anak Bangsa”. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan siswa tidak hanya memahami sejarah perjuangan Kartini, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Selain lomba keluwesan putra dan putri, MAN Kota Magelang juga menyelenggarakan berbagai lomba lainnya, seperti lomba puisi, lomba rias Paras Kartini, lomba Kultum, serta lomba Gema Musik Nusantara. Kegiatan ini semakin memeriahkan peringatan Hari Kartini sekaligus menjadi wadah pengembangan minat dan bakat siswa di berbagai bidang.
Salah satu peserta mengaku senang dapat berpartisipasi dalam lomba tersebut.
“Melalui lomba ini, saya belajar untuk lebih percaya diri dan mengekspresikan diri dengan baik. Kegiatannya juga seru dan bermakna, membuat kami semakin terinspirasi dengan semangat perjuangan Kartini,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat percaya diri, kreativitas, serta nilai-nilai emansipasi dalam diri siswa. Melalui peringatan Hari Kartini, MAN Kota Magelang berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter dan mampu mengaktualisasikan semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari. (HS/SVS)
]]>
Kementerian Agama menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 sudah masuk ke rekening penerima sebelum lebaran.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pencairan BOP RA dan BOS Madrasah bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi menjaga stabilitas operasional lembaga pendidikan Islam di momentum krusial menjelang hari raya.
“Target kami jelas, sebelum Idul Fitri dana sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
“Presiden Prabowo sangat memperhatikan guru dan pendidikan. Pencairan BOP RA dan BOS Madrasah menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu,” sambungnya.
Menurutnya, anggaran yang akan dicairkan pada tahap I ini mencapai Rp4,5 triliun, terdiri atas: Rp428 miliar anggaran BOP RA dan Rp4,1 triliun anggaran BOS Madrasah. “Anggaran ini diperuntukkan bagi sekitar 31ribu RA dan 52ribu madrasah swasta.
Skema Baru, Ritme Baru
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan, tahun ini, pemerintah mengubah pola distribusi anggaran BOP RA dan BOS Madrasah. Jika sebelumnya dana disalurkan per triwulan, mulai 2026 mekanismenya dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun—berbasis semester.

Menurut Amien Suyitno, skema baru ini disebut lebih adaptif terhadap kebutuhan riil madrasah dan RA, sekaligus menyederhanakan proses administrasi. Namun, percepatan itu juga menuntut kedisiplinan tinggi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari operator lembaga hingga kantor wilayah di daerah.
“Dengan skema baru ini, sinkronisasi data dan ketepatan waktu pengajuan sangat penting agar tidak terjadi hambatan teknis yang berujung keterlambatan pencairan,” sebut Amien Suyitno.
Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, memastikan seluruh proses pencairan dana BOP RA dan BOS Madrasah 2026 dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama. Menurut dia, digitalisasi bukan sekadar formalitas, melainkan upaya mempercepat verifikasi dan meminimalkan potensi kesalahan administratif.
Sejalan dengan itu, ada dua tahapan yang harus dicermati pengelola RA dan Madrasah. Pertama, pengajuan berkas mulai 22 Februari sampai 3 Maret 2026. Kedua, verifikasi berkas dari 22 Februari sampai 4 Maret 2026.
Nyayu Khodijah mengigatkan, kelalaian sekecil apa pun dalam pengunggahan dokumen dapat berdampak langsung pada jadwal pencairan. “Pastikan seluruh dokumen lengkap dan diunggah tepat waktu. Jangan sampai keterlambatan administratif menghambat hak lembaga,” tegas Guru Besar UIN Raden Fatah itu.
Sumber : Kemenag RI
]]>
Kota Magelang (Humas) – H.M. Soleh Mubin Kepala Kemenag Kota Magelang didampingi H. Fathurrohim Kasi Penmad kunjungi pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MAN Kota Magelang, Selasa (25/2/2026).
Mereka disambut langsung oleh Kepala MAN Kota Magelang, Khoirul Umam, beserta panitia penyelenggara dan dewan guru. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ASAT berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan ini H.M. Soleh Mubin menyampaikan bahwa Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MAN memiliki peran penting sebagai alat evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Melalui asesmen ini, madrasah dapat mengukur tingkat penguasaan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Hasil ASAT menjadi dasar dalam menentukan kenaikan kelas serta memberikan gambaran objektif tentang perkembangan belajar siswa. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional, jujur, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa ASAT tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur bagi siswa, tetapi juga sebagai bahan evaluasi bagi guru dan madrasah dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Dengan mengetahui materi yang telah dan belum dikuasai siswa, pihak sekolah dapat merancang program perbaikan maupun pengayaan secara tepat sasaran.
Menurutnya, Asesmen Sumatif Akhir Tahun bukan sekadar ujian formalitas, melainkan instrumen strategis dalam menjaga mutu pendidikan dan akuntabilitas MAN kepada orang tua, pemerintah, serta masyarakat.
Sementara itu, Khoirul Umam menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari Kepala Kemenag Kota Magelang beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa seluruh panitia dan dewan guru telah berkomitmen melaksanakan ASAT sesuai dengan ketentuan dan standar operasional yang berlaku. (HS/SVS).
]]>
Kota Magelang (Humas) – H.M. Soleh Mubin, Kepala Kemenag Kota Magelang didampingi H. Fathurrohim, Kasi Penmad menempatkan diri disela padatnya tugas ke MAN Kota Magelang untuk meninjau progres pembangunan Gedung Olahraga (GOR), Selasa (25/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Kemenag Kota Magelang terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan madrasah. Rombongan meninjau langsung kondisi pembangunan serta berdialog dengan pihak madrasah terkait pembangunannya.
Dalam kunjungannya, H.M. Soleh Mubin menegaskan bahwa Gedung Olahraga di MAN Kota Magelang memiliki peran penting sebagai sarana pendukung pengembangan potensi peserta didik, khususnya dalam bidang olahraga dan kesehatan. Menurutnya, keberadaan gedung ini memungkinkan kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) berlangsung secara optimal, aman, dan terstruktur tanpa terganggu oleh kondisi cuaca.


“Gedung olahraga ini bukan hanya fasilitas fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat dan berkarakter. Dengan sarana yang memadai, proses pembelajaran dan pembinaan prestasi dapat berjalan lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selain sebagai tempat pembelajaran, gedung olahraga juga menjadi pusat kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan prestasi siswa. Melalui kegiatan olahraga, siswa dapat menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab yang menjadi bagian penting dari pendidikan karakter di madrasah.
Terlebih lagi, saat ini siswa MAN Kota Magelang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional pada cabang olahraga bulutangkis. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi peserta didik perlu terus didukung dengan fasilitas yang representatif dan pembinaan yang berkelanjutan.
Dengan adanya pembangunan GOR ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan bakat dan minatnya secara maksimal, sehingga mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. (HS/SVS).
]]>
Kota Magelang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid-murid MI Al Iman Kota Magelang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Magelang Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 26 Januari hingga 13 Februari 2026 tersebut diikuti oleh 28 murid MI Al Iman dari berbagai cabang olahraga.
Dua medali emas berhasil disumbangkan dari cabang sepak bola oleh Ahmad Arkan Nur Ridho (6A) dan Rafif Naufal Fadhilah Ceasar (6A). Sementara itu, cabang renang turut menyumbang dua medali perak dan satu perunggu melalui Shafiya Widhi Kartika Dewi (5B).
Dari cabang bulu tangkis, Cinta Anindya Salma Nengsih (5B) meraih medali perak. Cabang atletik juga memberikan kontribusi signifikan dengan dua medali perak dan dua perunggu. Muhammad Farras Mumtaz (6B) meraih perak pada nomor lari 1000 meter, Nadhifa Azka Athaya (6A) meraih perak pada tolak peluru, Kinara Ayudia Putri Kinasih (6B) meraih perunggu pada lari 60 meter, serta Ahmad Syakir Ghani Zain (6A) meraih perunggu pada lari 1000 meter.
Pada cabang senam, Kanaya Herdian Saputri (3A) berhasil meraih perak pada POPDA dan perunggu pada Porkot, sementara Hanif Syafi’ Mahardika (2A) meraih perak pada Porkot. Cabang karate menyumbangkan dua medali perunggu melalui Muhammad Ikbar Hadiputra (6B) dan Aisyah Nur Khoirunnisa’ (6A). Dari taekwondo, Muhammad Al Farizy (5B) berhasil mempersembahkan medali perak.
Tak kalah membanggakan, cabang bola voli turut menyumbangkan empat medali perunggu melalui Farzan Aydin Narottama (6A), Muhammad Fatih Amrullah (6A), Kireina Hana Putri (5B), dan Assyfa Khaylannisa Azzahra (3B).
Kepala Madrasah MI Al Iman Kota Magelang, Ustadzah Lilik Fatkhu Diniyah, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa ini. Ia mengapresiasi kerja keras para murid, dedikasi para pelatih, serta dukungan penuh orang tua yang senantiasa membersamai proses latihan hingga perlombaan berlangsung.
“Prestasi ini adalah hasil kolaborasi dan semangat kebersamaan seluruh keluarga besar madrasah. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri secara optimal,” ungkapnya.
Keberhasilan ini semakin menegaskan bahwa MI Al Iman Kota Magelang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan pembinaan Al-Qur’an, tetapi juga berkomitmen kuat dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik di bidang olahraga. (HS/SVS)
]]>
Kota Magelang (Humas) – Kantor Kemenag Kota Magelang melaksanakan apel rutin setiap Senin pagi di halaman kantor, Senin (3/11/2025). Apel diikuti oleh seluruh pejabat internal, ASN, dan pegawai Non ASN di lingkungan Kemenag Kota Magelang.
Bertindak sebagai pembina apel, H. Fathurrohim, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), dalam amanatnya mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa bersemangat, disiplin, dan optimal dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
“Mari kita jadikan apel pagi ini sebagai momentum untuk memperbarui semangat kerja, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan,” ujarnya.


Selain memberikan motivasi kerja, Fathurrohim juga menyampaikan informasi terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Magelang yang mulai dilaksanakan hari ini. Ia memohon doa restu dan dukungan seluruh jajaran Kemenag agar pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses.
“Kami berharap pelaksanaan TKA di MAN Kota Magelang dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan data yang akurat untuk pemetaan kemampuan akademik siswa. Mohon doa dari seluruh jajaran agar kegiatan ini berjalan tanpa kendala,” imbuhnya.
Apel rutin ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, diakhiri dengan doa bersama serta penegasan kembali pentingnya sinergi dan kolaborasi antarunit kerja di lingkungan Kemenag Kota Magelang guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas. (HS/SVS)
]]>