jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Kota Magelang (Humas) – Menteri Agama Republik Indonesia H. Nasaruddin Umar hari ini secara resmi melantik 13.224 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Non-Optimalisasi.
Pelantikan tersebut berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag Thamrin, Jakarta, Kamis (23/10/2025), dan diikuti secara daring oleh satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Agama, Kepala BKN, serta jajaran pejabat eselon I dan II Kementerian Agama.


Di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, sebanyak 880 PPPK mengikuti pelantikan secara daring yang dipusatkan di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kota Magelang, HM. Soleh Mubin, didampingi H. Erham, Analis Aparatur SDM Kemenag Kota Magelang, bersama 11 PPPK dari Kemenag Kota Magelang yang resmi dilantik hari ini.
Dalam kesempatan tersebut, HM. Soleh Mubin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pelantikan para PPPK di lingkungan Kemenag Kota Magelang.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas dilantiknya 11 PPPK hari ini. Terima kasih kepada Bapak Menteri Agama dan seluruh pihak yang telah berperan dalam proses ini. Kami optimis, dengan tambahan sumber daya manusia ini, kinerja Kemenag Kota Magelang akan semakin meningkat, baik dalam kecepatan penyelesaian tugas maupun kualitas layanan kepada masyarakat,” ungkapnya.


Para PPPK yang baru dilantik tersebut akan ditempatkan di kantor Kementerian Agama Kota Magelang, Kantor Urusan Agama (KUA), serta madrasah di wilayah Kota Magelang.
Dengan adanya penambahan tenaga baru ini, diharapkan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama semakin responsif, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan semangat transformasi layanan Kemenag di bawah kepemimpinan Menteri Agama H. Nasaruddin Umar. (HS/SVS)
]]>
Semarang (Humas) – Pengurus Kelompok Kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam (Pokjawas PAI) Provinsi Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, di ruang kerjanya, Selasa (14/10/2025). Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat sinergi lintas lini dalam mewujudkan pengawas PAI yang berdampak, berkompeten, dan bermartabat.
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan pentingnya peran strategis pengawas PAI dalam menjaga kualitas pendidikan agama di sekolah.
“Pokjawas harus peka terhadap isu-isu strategis pendidikan, dari dekadensi moral hingga bahaya radikalisme. Jadilah pengawas yang menggerakkan nilai moderasi beragama, berdampak pada Guru PAI yang di ruang-ruang kelas menyejukkan hati peserta didik, sehingga kelak mereka menjadi generasi berkarakter penuh cinta dan kedamaian,” pesan Saiful Mujab.

Kakanwil juga menekankan pentingnya pemetaan guru PAI secara komprehensif, mencakup kompetensi sekaligus karakter, agar pembinaan dapat berlangsung efektif dan berkelanjutan. Ia mendorong terbentuknya jejaring sinergis antara Pokjawas PAI dengan berbagai lembaga seperti BAZNAS, BWI, perbankan, ormas, dan LSM, guna memperkuat ekosistem pendidikan agama Islam yang berdaya dan berkeadaban.
Usai audiensi, Salamun, Pengawas PAI Kota Magelang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pokjawas PAI Jawa Tengah, mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Kakanwil dan jajarannya.
“Kami memohon doa dan dukungan agar kepengurusan baru ini istiqamah menjalankan program dengan ruh pengabdian. Pokjawas akan terus menyinergikan langkah melalui kegiatan refreshment, sharing program, hingga bakti sosial pendidikan,” ujarnya.
Salamun menambahkan, audiensi tersebut menjadi momentum penyemangat bagi seluruh pengawas PAI di Jawa Tengah. Ia juga menyatakan optimisnya jika Pokjawas PAI Jateng akan lebih berdampak, sinergis di semua lini, dan terus meningkatkan kompetensi demi lahirnya pendidikan agama Islam yang bermutu dan bermartabat. (HS/SVS).
]]>