jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Kota Magelang (Humas) – Kemenag Kota Magelang selenggarakan Rapat Mekanisme Penyaluran Hibah Keagamaan, Senin (3/11/2025) di Aula Kankemenag Kota Magelang.
Rapat dipimpin oleh Kasubbag TU, H. Arif Yudha Himawan, dan dihadiri oleh Kasi Bimas, Kasi Penmad, Kasi Pakis, Kepala KUA se-Kota Magelang, Analis Pengelola Keuangan, Perencana, Analis Kebijakan, serta para Penyuluh Agama.
Dalam arahannya, H. Arif Yudha Himawan menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta menyusun mekanisme yang jelas dan terukur terkait penyaluran hibah keagamaan yang bersumber dari APBD Kota Magelang.
Lebih lanjut, Kasubbag TU menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antar-seksi serta unit kerja di lingkungan Kemenag Kota Magelang, agar proses penyaluran hibah dapat berjalan efektif dan sesuai regulasi.


“Keberhasilan penyaluran hibah keagamaan tidak lepas dari peran semua pihak. Terutama KUA dan para Penyuluh Agama yang akan menjadi ujung tombak dalam proses ini, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan lembaga keagamaan penerima manfaat.”
“Kolaborasi yang solid akan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada pihak yang berhak dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas kegiatan keagamaan di Kota Magelang,” ujarnya.
Berdasarkan hasil rapat, mekanisme penyaluran hibah akan dibagi menjadi empat tahap, yaitu : Tahap Pengusulan, Verifikasi, Penetapan Penerima, dan Penyaluran.
Melalui penetapan mekanisme yang terstruktur serta kerja sama lintas bidang, diharapkan penyaluran bantuan keagamaan dapat lebih tepat sasaran, tepat guna, dan berdaya guna, serta semakin memperkuat peran Kementerian Agama sebagai pelayan umat dan penggerak moderasi beragama di Kota Magelang. (HS/SVS)
]]>
Kota Magelang (Humas) — Kemenag Kota Magelang selenggarakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Hibah Keagamaan pada Selasa (28/10/2025) bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Magelang.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Subbag TU, Perencana, KUA, Seksi Pakis, Bimas, Penmad, serta para Penyuluh Agama.
Program Hibah Keagamaan ini bersumber dari APBD Kota Magelang Tahun Anggaran 2025, dengan alokasi penerima mencakup berbagai unsur keagamaan. Tercatat, hibah akan diberikan kepada 622 Tenaga Keagamaan, terdiri dari : 457 Islam, 128 Kristen, 20 Katolik, 5 Hindu, serta 12 Buddha dan Konghucu.
Dalam arahannya, Kepala Kemenag Kota Magelang, H.M. Soleh Mubin, menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar pelaksanaan hibah berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
“Kegiatan ini harus dipersiapkan dengan baik, pastikan akurasi dan transparansi data. Data hibah harus optimal dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pesan Mubin.


Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan hibah ini merupakan bagian dari wujud pelayanan publik yang optimal dan berkualitas, sekaligus bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga keagamaan di Kota Magelang.
Selain itu, Kepala Kantor menegaskan pentingnya koordinasi antar tim pelaksana di bawah kendali Kasubbag TU untuk menjamin kelancaran dan keseragaman data.
Selanjutnya, Kasubbag TU, H. Arif Yudha Himawan, menyampaikan pembagian tugas dalam proses pendataan calon penerima hibah.
Ia berharap semua pihak bersinergi untuk memastikan kelengkapan administrasi dan ketepatan sasaran tenaga keagamaan yang akan memperoleh bantuan. Arif Yudha juga berharap, seluruh proses verifikasi dan validasi selesai pada awal November 2025.
Dengan rapat persiapan ini, Kemenag Kota Magelang berkomitmen menjaga prinsip transparansi, akurasi, dan kolaborasi dalam setiap tahapan pelaksanaan pemberian bantuan, guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tenaga keagamaan di Kota Magelang. (HS/SVS)
]]>