jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170pojo-accessibility domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Kota Magelang (Humas) – Kepala Kantor beserta seluruh keluarga besar Kemenag Kota Magelang menyampaikan Selamat Hari Guru Nasional 2025.
Pada peringatan yang sarat makna ini, apresiasi dan rasa terima kasih ditujukan kepada para pendidik yang telah dengan tulus ikhlas mengabdikan diri dalam membimbing, mengajar, dan menuntun generasi bangsa.
Sejalan dengan tema Hari Guru Nasional 2025, ‘Merawat Semesta dengan Cinta,’ Kepala Kemenag Kota Magelang, H.M. Soleh Mubin, menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mentransfer ilmu, tetapi juga merawat karakter, membangun jiwa, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan.
“Guru adalah pelita yang hadir dengan cinta, menumbuhkan generasi yang berakhlak dan berpengetahuan. Dengan cinta pula para guru merawat semesta pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang damai, inspiratif, dan penuh harapan. Terima kasih atas seluruh dedikasi yang telah diberikan demi masa depan bangsa,”* ujarnya.
Kemenag Kota Magelang berharap momentum Hari Guru Nasional ini menjadi penyemangat bagi seluruh pendidik untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjaga semangat pengabdian dalam membimbing generasi penerus bangsa.
Semoga para guru senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah mulia sebagai perawat semesta pendidikan Indonesia. (HS/SVS)
]]>
Kota Magelang (Humas) – MTs Negeri 2 Kota Magelang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di halaman sekolah pada Selasa (25/11/2025).
Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, karyawan, serta seluruh peserta didik. Pada momen istimewa ini, para guru tampil anggun mengenakan wastra nusantara, sekaligus berperan sebagai petugas upacara, menambah nuansa kebanggaan dan kekayaan budaya Indonesia.


Upacara peringatan HGN ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian para guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Setelah rangkaian upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan keluarga besar madrasah. Berbagai kegiatan menarik lainnya turut digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional, melibatkan siswa dan guru dalam suasana penuh kehangatan, apresiasi, dan semangat kebersamaan.
Perayaan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara guru dan peserta didik, serta menjadi motivasi bagi seluruh civitas madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di MTs Negeri 2 Kota Magelang. (HS/SVS)
]]>
Kementerian Agama mengumumkan sebanyak 101.786 guru madrasah dan guru Pendidikan Agama di sekolah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Angkatan 3 Tahun 2025. Kelulusan ini sekaligus menjadi kado jelang peringatan Hari Guru pada 25 November mendatang.
Guru yang dinyatakan lulus PPG terdiri atas 140 Guru Pendidikan Agama Buddha, 2.369 Guru Pendidikan Agama Hindu, 68.601 Guru Pendidikan Agama Islam, 4.250 Guru Pendidikan Agama Katolik, 7.436 Guru Pendidikan Agama Kristen, dan 18.990 Guru Madrasah. Kelulusan ini menjadi momentum penting bagi upaya Kemenag untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru agama di Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut, pencapaian ini adalah bentuk penghargaan negara terhadap para guru agama yang terus berjuang meningkatkan kompetensi di tengah berbagai keterbatasan.
“Guru adalah pahlawan masa kini. Mereka berjuang bukan di medan perang, tapi di ruang kelas, menanamkan nilai, membangun karakter, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kelulusan PPG ini adalah bentuk penghargaan negara atas perjuangan mereka,” tegas Menag Nasaruddin di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Para guru yang lulus PPG 2025 akan menerima sertifikat dan Nomor Registrasi Guru (NRG). Dua hal ini menjadi syarat pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) mulai tahun 2026. Bagi guru ASN (PNS dan PPPK), tunjangan diberikan sebesar satu kali gaji pokok per bulan, sedangkan guru Non-ASN akan memperoleh Rp2.000.000 per bulan, meningkat dari sebelumnya Rp1.500.000.
“Kenaikan tunjangan bagi guru Non-ASN adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru. Kemenag akan terus memperjuangkan hak-hak para pendidik, terutama guru agama yang menjadi penjaga moral bangsa,” lanjut Menag.
]]>
Kota Magelang (Humas) — Kemenag Kota Magelang selenggarakan Rapat Persiapan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, Kamis (30/10/2025) di Aula Kantor Kemenag Kota Magelang.
Rapat dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Arif Yudha Himawan, dan dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah, H. Fathurrohim, Pengawas Madrasah, Hj. Isro’ah dan Muflihatut Thohiroh, Kepala Madrasah se-Kota Magelang, serta Pengurus PGRI Cabang Khusus Kemenag Kota Magelang.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai agenda kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT PGRI dan HGN 2025 yang jatuh pada 25 November, bertema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”.


Sejumlah kegiatan akan digelar untuk memeriahkan peringatan tersebut, antara lain : bakti sosial, gerak jalan sehat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, serta seminar.
Dalam arahannya, H. Arif Yudha Himawan menekankan pentingnya sinergi dan semangat kebersamaan antar pendidik di lingkungan Kemenag.
“Mari kita jalin kerja sama yang bermanfaat bagi para guru, perbanyak kegiatan yang dapat memotivasi guru, serta kuatkan nama Kementerian Agama di masyarakat melalui bidang pendidikan,” ujarnya.
Rapat berlangsung dengan penuh semangat dan komitmen dari seluruh peserta untuk menjadikan peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini sebagai momentum memperkuat eksistensi dan kontribusi guru madrasah dalam mewujudkan pendidikan berkualitas di Kota Magelang. (HS/SVS)
]]>