Deprecated: Use of "self" in callables is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-essential/lib/vp/autoload.php on line 126

Deprecated: Creation of dynamic property JNEWS_VIEW_COUNTER\Crawler_Detect::$custom_headers is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-view-counter/class/class-crawler-detect.php on line 90

Deprecated: Creation of dynamic property JNEWS_VIEW_COUNTER\Crawler_Detect::$custom_user_agent is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-view-counter/class/class-crawler-detect.php on line 91

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews-view-counter domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Deprecated: Creation of dynamic property JNEWS_VIEW_COUNTER\Init::$template is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-view-counter/class/class-init.php on line 108

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the pojo-accessibility domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Deprecated: Creation of dynamic property VP_Option::$_dev_mode is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-essential/lib/vp/classes/option.php on line 793

Deprecated: Creation of dynamic property VP_Option::$_minimum_role is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-essential/lib/vp/classes/option.php on line 735

Deprecated: Creation of dynamic property JNews_Translation_Option::$option is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-front-translation/class.jnews-translation-option.php on line 126

Deprecated: Creation of dynamic property JNEWS_VIEW_COUNTER\Frontend::$post_id is deprecated in /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-view-counter/class/class-frontend.php on line 353

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/kotamagelang/public_html/wp-content/plugins/jnews-essential/lib/vp/autoload.php:126) in /home/kotamagelang/public_html/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
Duka – Kementerian Agama Kota Magelang https://kotamagelang.kemenag.go.id TIDAR Tue, 18 Nov 2025 03:09:01 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://kotamagelang.kemenag.go.id/wp-content/uploads/2023/07/cropped-Logo-kemenag-32x32.png Duka – Kementerian Agama Kota Magelang https://kotamagelang.kemenag.go.id 32 32 Atap Satu Ruang Asrama Ambruk, Kemenag Berduka dan Beri Bantuan Pesantren Syekh Abdul Qodir https://kotamagelang.kemenag.go.id/berita/atap-satu-ruang-asrama-ambruk-kemenag-berduka-dan-beri-bantuan-pesantren-syekh-abdul-qodir/ Thu, 30 Oct 2025 08:00:11 +0000 https://kotamagelang.kemenag.go.id/?p=10022

Kementerian Agama berduka atas peristiwa ambruk atap satu ruang asrama putri di Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, Situbondo. Kemenag prihatin dan akan segera salurkan bantuan Rp200 juta untuk renovasi asrama.

Bantuan akan diantar langsung oleh Direktur Pesantren Basnang Said pada 30 Oktober 2025. “Kami sampaikan duka cita atas peristiwa ini,” terang Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

“Insya Allah Kemenag akan beri bantuan Rp200 juta dan itu akan diantar langsung oleh Direktur Pesantren pada Kamis besok,” sambungnya.

Dijelaskan Suyitno, berdasarkan laporan Kankemenag Situbondo, atap asrama putri Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani ambruk pada hari ini, pukul Kamis 00.30 WIB. Saat itu, kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang. Luas ruangan asrama putri itu sekitar 48 m2.

“Saat kejadian, dalam ruang asrama yang ambruk itu ada 19 santri putri. Mereka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh KH. Muhammad Hasan Nailul Ilmi beserta pengurus pondok pesantren,” papar Suyitno.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ada 11 santri putri yang luka. Sebanyak enam santri mendapat penanganan di Puskemas Besuki. Sementara empat orang diperiksa di RSUD Besuki (2 orang rawat jalan, sedangkan 2 orang opname ). Ada 1 orang yang dirawat di RSIA Jatimed.

“Ada satu santri putri yang meninggal dunia atas nama Putri Helmikia Okta Viantika. Almarhumah meninggal sekitar pukul 05.37 WIB di RSIA Jatimed dan dikebumikan pada pukul 08.00 WIB,” sebut Suyitno

“Kita doakan semoga santri yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt. Santri yang luka semoga lekas sehat dan pulih. Aamiin,” sambungnya.

Dijelaskan Suyitno, berdasarkan laporan Kankemenag Situbondo, atap asrama putri Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani ambruk pada hari ini, pukul Kamis 00.30 WIB. Saat itu, kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang. Luas ruangan asrama putri itu sekitar 48 m2.

“Saat kejadian, dalam ruang asrama yang ambruk itu ada 19 santri putri. Mereka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh KH. Muhammad Hasan Nailul Ilmi beserta pengurus pondok pesantren,” papar Suyitno.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ada 11 santri putri yang luka. Sebanyak enam santri mendapat penanganan di Puskemas Besuki. Sementara empat orang diperiksa di RSUD Besuki (2 orang rawat jalan, sedangkan 2 orang opname ). Ada 1 orang yang dirawat di RSIA Jatimed.

“Ada satu santri putri yang meninggal dunia atas nama Putri Helmikia Okta Viantika. Almarhumah meninggal sekitar pukul 05.37 WIB di RSIA Jatimed dan dikebumikan pada pukul 08.00 WIB,” sebut Suyitno

“Kita doakan semoga santri yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt. Santri yang luka semoga lekas sehat dan pulih. Aamiin,” sambungnya.

Dirjen Pendidikan Islam berharap peristiwa sejenis tidak terjadi lagi. Pihaknya telah melakukan proses pendataan agar dapat dilakukan proses afirmasi.

Sumber : Kemenag RI

]]>